23 Mei merupakan hari yang sepesial bagi aktivis lingkungan dan pecinta satwa karena hari ini merepakan hari penyu sedunia.
Tanggal 23 mei diperingati sebagai hari penyu dunia. Penetapan hari penyu dunia dilakukan untuk mengingatkan manusia bahwa kehidupan penyu dalam kondisi kritis. Tak hanya perburuan, sampah dan limbah yang dibuang ke laut juga menjadi ancaman bagi eksistensi penyu.
Penyu adalah duta laut yang luar biasa, dan menjadi indikator dari banyak hal yang dilakukan manusia hingga membuat laut dan spesies-spesiesnya terus berada dalam ancaman. Melindungi penyu berarti merubah metode penangkapan ikan, melindungi kawasan tempat penyu bertelur dan bagi kita untuk berhenti membuat laut menjadi tempat sampah raksasa.
Kehidupan penyu adalah sebuah keajaiban, penyu sudah ada sejak 150 ribu tahun yang lalu saat hewan purba mulai menghilang satu persatu penyulah yang mampu bertahan hidup sampai saat ini karena kemampua bertahan hidupnya sangat tinggi dan juga karena kesempatan.
Penyu akan bertelur ditempat ia menetas dulu, sekali bertelur induk penyu akan menghasilkan telur sebanyak 150 telur, dari 150 telur persentasi yang akan menetas hanya mencapai 80% secara alami, dan ketika bayi penyu(tukik) tersebut sudah menetas tidak banyak tukik yang mampu bertahan hidup sampai dewasa karena banyaknya predataor yang menjadikan tukik menjadi makanannya seperti kepiting, ikan-ikan besar dan bahkan burung-burung tertentu, kemungkinan tukik yang mampu bertahan sampai dewasa hanya 20%. tidak berhenti disini saja perjuangan hidup penyu ketika ia dewasa maka ia akan melakukan migrasi dalam migrasinya itu penyu akan mendapatkan tantangan yang lebih ekstrim karna perbuatan manusia diantaranya yaitu sampah plastik, limbah dan bahkan ia perburuan penyu yang digunakan untuk pembuatan sofenir-sofenir dan bahkan dikonsumsi dagingnya.
Pada hari penyu ini MAPETALA BENGKULU bersama kelompok KP3ALH melakukan kegiatan pelepasan tukik dipantai Mukomuko dengan harapan bersama agar tukik-tukik yang dilepaskan mampu bertahan hidup hingga dewasa dan kembali lagi kepantai ini untuk melanjutkan keturunannya.
Find More Information Here
MAPETALA UNIB



0 komentar:
Posting Komentar