Mapetala UNIB

Penanaman 1.000 Batang Bibit Mangrove

Penanaman 1.000 Batang Bibit Mangrove di Sungai Hitam
MAPETALA UNIB | Penanaman 1.000 Batang Bibit Mangrove  | Provinsi Bengkulu memiliki pantai yang panjang, sepanjang 525 km yang membentang di pantai barat Sumatera menghadap lautan Hindia. Namun saat ini ekosistem pesisir laut Bengkulu sudah sangat memperhatinkan, hal ini di karenakan tingkat abrasi pantai sangat tinggi. Kerusakan pesisir pantai Bengkulu ini sudah memasuki ambang batas yang tidak bisa dipandang sebelah mata, karena aktifitas dari abrasi ini akan bisa mempersempit kawasan yang nantinya dapat merugikan diri kita sendiri. Seperti yang kita ketahui Provinsi Bengkulu memiliki lima Kabupaten dan Satu Kota yang memiliki kawsan pesisir pantai dan memiliki CA (Cagar Alam) dan TWA (Taman Wisata Alam).

Mengingat pentingnya untuk menjaga keberlangsungan kawasan pantai Provinsi Bengkulu ini, maka perlu dilakukan tindakan nyata demi untuk menyelamatkan lingkungan pantai Provinsi Bengkulu, dari ambang batas kerusakan pesisir Bengkulu. Maka hal ini lah yang mendorong Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Bengkulu (MAPETALA UNIB) beserta lembaga lainnya seperti GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), KMB (Komunitas Magrove Bengkulu), SAWA (Sahabat Walhi), WALHI Bengkulu, dan BHS (Bengkulu Heritage Sociaty) untuk melakukan aksi nyata penanaman 1.000 batang bibit mangrove yang berlokasi di Hulu Muara Sungai Hitam Bengkulu Tengah.


Penanaman Mangrove Oleh Ketua Umum MAPETALA UNIB
Ola Elveri (M-13137.OG)
Kegiatan ini dilakukan bersama, untuk memperbaiki habitat Mangrove di Sungai Hitam, karena mangrove mampu menahan abrasi dan hingga nantinya bisa mempertahankan kawasan pesisir pantai Bengkulu ini. Selain itu juga kegiatan ini juga merupakan persiapan untuk menyambut peringatan Hari Bumi yang akan diperingati pada tanggal 22 April mendatang.

Kepedulian ini harus dimulai dari sekarang, mengingat tingginya tingkat abrasi pesisir di Provinsi Bengkulu yang diakibatkan oleh banyak hal, mulai dari penebangan pohon di sekitaran kawasan pantai, penambangan pasir pantai, perkebunan kelapa sawit, dll yang tidak memperhatikan kawasan pesisir pantai di Provinsi Bengkulu ini. Semoga dengan tindakan nyata yang kecil ini bisa memberikan dampak yang besar dan serta tumbuhnya kepedulian masyarakat terutama masyarakat di sekitaran pantai untuk bersama-sama mempertahankan kawasan Pesisir Pantai Bengkulu.(14/03)

Penanaman Mangrove Oleh KABID I MAPETALA UNIB
Ayub Saputra
Penanaman Mangrove Oleh Bendahara Umum MAPETALA UNIB
Pitri Wulandari

Find More Information Here
MAPETALA UNIB
Share on Google Plus

About Unknown

Tanah air Indonesia dengan segala keindahan dan kekayaan alam merupakan tanggung jawab seluruh rakyat indonesia untuk menjaga kelestariannya agar dapat dirasakan juga oleh generasi yang akan datang..
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar